BERCENGKRAMA DENGAN TKI HKG

Basa baku mode ON

saat mendengar kata-kata TKI,pasti yang di pikiran anda langsung terlintas penyiksaan,tidak dapat gaji dll.Seperti nya itu semua tidak berlaku di Hong Kong.Kenapa begitu?

Part 1 – MTR Jordan to Casewaybay

Saat itu hari libur di Hong Kong dan harus bangun pagi-pagi karena sudah janjian dengan mas iman dan kang Jaka di Timesquare.Menggunakan MTR (baca:kereta bawah tanah) ke casewaybay merupakan cara yang paling mudah,di banding harus menggunakan ferry menuju central dan di sambung Bus.

Saat itu pagi-pagi st Jordan sudah rami dengan penumpang,walaupun hari itu hari libur nasional.Tidak sampai satu menit menunggu Kereta nya sudah datang.Semua penumpang berhamburan,ada yang keluar tentu saja banyak yang masuk.Berhubung sangat berdesak-desakan jadi kita sampai bisa mendengar apa yang sedang di bicaraka oleh penumpang lain nya.Dari banyak bahasa cantonese ada sedikit bahasa Jawa yang saya dengar.Ternyata di belakang saya ada sekumpulan wanita berbahsa jawa.Langsung reflek saya menegur mereka,

“orang jawa ya mbak?”

“iya”(dengan muka cemberut)

seperti nya ini mbak ketakutan lihat orang india bisa bahasa Indonesia.Trus saya nanya lagi ke mbak2 yang lebih tua,Bagaimana cara nya ke caseway bay dari jorda,tanpa di sangka jurusan kami ternyata sama,dan dia  sedang berlibur di tanggal merah,karena semua TKI di hongkong dapat jatah libur di tanggal merah and weekend.Dari situ percakapan kami mulai.Ternyata benar teman nya itu shock kejang-kejang saat di tanya pakai bahasa indonesia oleh orang dengan muka india,mereka pikir saya orang Nepal or india yang citra nya kurang baik kalau di Nathan Road,whahah.

Mereke cerita pengalaman-pengalaman selama jadi TKW di Hong Kong.Kebetulan saya bercakap-cakap dengan Ibu yang lebih tua,orang nya sangat ramah dan berkaca kaca  mata nya saat menceritakan pengalaman nya,saya rasa beliau sangat excited bercerita dengan orang setanah air yang ada di negeri orang.Beliau sudah 20 tahun kerja sebagai pembantu rumah tangga,semua anak-anak nya sudah pindah ke hong kong dan dapat pekerjaan nya masing-masing.Sampai saat ini status kewarganegaraan nya pun masih Indonesia walaupun sudah beberapa kali di tawarkan oleh majikan nya menjadi WN hong kong.Cukup sekian cerita tentang beliau,sekarang kita sudah sampai di stasiun Caseway bay.Beliau sangat baik hati menawarkan untuk berlibur bersama ke pantai di pinggir HKNG bersama teman-teman nya,tapi berhubung saya ada photo shoot,jadi dengan baik saya tolak.Saat di pintu keluar beliau dan yang lain nya meminta no HP hkg saya dan memberikan nomer mereka,kata nya kalau ada apa-apa silahkan tanya ke mereka,dan lebih dari 20 Pekerja yang akan berlibur foto bersama musthofa walker di Stasiun MRT,sampai semua mata tertuju pada saya,mungkin di kira artis bollywood,hahah

Part 2

Caseway bay – times squere

Saat menginjakan kaki di times squere …. (to be continue)

    • Arie
    • November 11th, 2009

    Menunggu lanjutan cerita dengan sabar…
    Btw, ke hongkong emang gak usah takut kesasar.. banyak banget TKI ada di Indonesia..
    jadi inget pas di Hkg, nyari Victorian Park cuman berdasarkan insting dan dengar percakapan berbahasa jawa medok or sunda disekitaran..
    Malah jarang denger mereka berbahasa Indonesia…

    • mustofawalker
    • November 12th, 2009

    emang

    • Bram
    • March 19th, 2011

    nice story. sayang photo2nya gak ada…

      • mustofawalker
      • March 30th, 2011

      kan dia yang moto,hahah

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: